SELAMAT DATANG DI WEBSITE INTAN YOGYAKARTA



Dosen dan Mahasiswa INTAN Yogyakarta Panen Bunga Krisan

Rabu, 05 Agustus 2015 - 10:35:46 WIBDiposting oleh : Administrator
Kategori : Kampus Flash


Kabupaten Sleman memiliki potensi yang baik untuk pengembangan komoditas bunga krisan.  Sentra pengembangan terdapat di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem Sleman DIY dengan kelompok binaan yang tergabung dalam asosiasi “Asta Bunda” yang memproduksi bunga potong khususnya krisan dalam jumlah yang cukup besar.

Dalam rangka meraih potensi pasar bunga di Yogyakarta, diperlukan  usaha untuk mengatur ketersediaan produksi dengan pengaturan jadwal tanam dan mempertahankan kualitas bunga. Produksi dan kualitas bunga krisan dapat diperbaiki melalui kesesuailan agroklimat, rumah bunga yang memenuhi syarat, bahan tanam, komposisi media tanam dan lain-lain. Permasalahan yang dihadapi pada petani bunga di Yogyakarta adalah rendahnya kualitas bunga, dicirikan oleh erectness (ketegakan) dan kecerahan bunga  yang kurang serta bercak-bercak pada bunga dan daun, serta  ukuran bunga yang kurang maksimal akibat serangan hama. Salah satu usaha untuk meningkatkan kekurang tegakan tanaman dapat diperbaiki melalui pemberian Si (silica).  Si dapat memberikan efek positif melalui dua hal yaitu pengaruh tak langsung pada tanah dengan meningkatkan ketersediaan P dan pengaruh langsung pada tanaman, seperti meningkatkan efisiensi fotosintesa, menginduksi ketahanan terhadap cekaman biotik dan abiotik seperti hama dan penyakit, keracunan Fe, Al, dan Mn, mengurangi kerobohan dan memperbaiki erectness (ketegakan) daun dan batang, serta memperbaiki efisiensi penggunaan.  Si organik dapat diperoleh pada kompos daun bambu, sehingga Ir. Noordiana Herry Purwanti, M.P. , Dra. F. Woro Rismiyatun, M.Pd Si. dan N. Adi Sutoko, S.P., M.P. mulai bulan Maret 2015 melakukan penelitian tentang: Peningkatan hasil  dan  kualitas dua tipe bunga krisan dengan pupuk organik berbahan dasar daun bambu dengan dibantu oleh bapak Andi Nurharyanta petani tanaman krisan, kelompok tani Tunas Merapi dan mahasiswa Fakultas Pertanian INTAN : Marwan, Asroni, Periadi, Aris, Qodrianto dan Tantan.

Pemanenan bunga krisan sudah dimulai pertengahan Juli sebelum lebaran sampai awal  Agustus 2015 ini. Pengujian dilakukan pada pertumbuhan, hasil dan kualitas bunganya yang meliputi kecerahan warna, tingkat serangan hama penyakit, ketegakan, kesegaran dan periode perubahan warna. Pemanenan dilakukan dengan pemotongan tangkai kira-kira 5 cm di atas tanah, kemudian bibit ditumbuhkan dan diuji tanggapan antar varietas pada pemberian pupuk organik.




BERITA TERKAIT :